Bupati Mukomuko Apresiasi Warga Tanah Rekah: “Pengorbanan Mereka untuk Pendidikan, Akan Dikenang Selamanya”

0
127

NusantaraSatu.Net-Mukomuko
Bupati Mukomuko, Choirul Huda, memberikan apresiasi tinggi kepada warga Desa Tanah Rekah, Kecamatan Kota Mukomuko, yang secara sukarela mengizinkan lahan garapan serta tanaman mereka digusur demi pembangunan Sekolah Rakyat. Sekolah tersebut akan menjadi fasilitas pendidikan baru yang diproyeksikan meningkatkan akses pendidikan bagi generasi muda di wilayah setempat.

Langkah warga ini dinilai sebagai bentuk kontribusi nyata masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah, terutama sektor pendidikan.

Saat wawancara dengan awak media setelag upacar memperingati HGN di halaman Pemda Kabupaten Mukomuko, Senin (01/12) Bupati mengatakan bahwa pengorbanan masyarakat Tanah Rekah bukan sekadar melepas lahan dan tanaman, tetapi juga menunjukkan ketulusan dan kesadaran kolektif untuk meletakkan kepentingan generasi masa depan di atas kepentingan pribadi.

“Saya menyampaikan terima kasih sedalam-dalamnya. Pengorbanan warga Tanah Rekah akan selalu dikenang. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang rela memberikan ruang bagi masa depan anak-anak kita,” ujar Bupati melalui keterangan resminya.

Pembangunan Sekolah Rakyat ini memerlukan lahan seluas lebih dari 8 hektare. Beberapa tanaman milik warga yang berada di area tersebut harus dibersihkan, tanpa adanya alokasi kompensasi dari pemerintah pada saat ini. Meski demikian, warga tetap menerima keputusan tersebut demi kelancaran pembangunan fasilitas pendidikan.

“Tidak semua orang mampu memberikan sesuatu tanpa meminta imbalan. Warga Tanah Rekah menunjukkan bahwa kepentingan pendidikan generasi bangsa adalah prioritas bersama,” kata Bupati.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan pembangunan Sekolah Rakyat berjalan sesuai rencana. Sekolah tersebut diharapkan menjadi pusat pendidikan yang mendorong lahirnya sumber daya manusia unggul dari Kabupaten Mukomuko.

“Semangat dan ketulusan warga adalah energi bagi pemerintah. Pengorbanan ini harus menjadi contoh bahwa pembangunan hanya bisa maju jika pemerintah dan masyarakat berdiri bersama,” tambahnya.

Pemkab Mukomuko kini melanjutkan proses persiapan pembangunan, termasuk pematangan lahan dan koordinasi dengan pemerintah pusat yang telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 200 miliar untuk program tersebut.(Adv-Kominfo).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here